|
Karena 2 hari sebelumnya saya ditegur oleh sekertaris badan karena tidak ikut upacara hari senin di kantor bupati terpaksa meluncur ke lokasi upacara. Sesampai di lokasi, peserta upacara telah siap dan saya bergabung dalam barisan. Karena inspektur upacara (bupati) belum hadir terpakasa kita menunggu sekitar setengah jam. Singkat cerita upacara berlangsung seperti acara seremonial lainnya (membosankan), inspektur upacara membacakan pidato seragam menteri pendidikan tidak saya perhatikan sepenuhnya karena sudah bosan. Apa sebenarnya dasar pemikiran sehingga diadakan acara2 seremonial yang menurut saya hanya membuang2 waktu saja, mending kita lakukan kegiatan yang langsung bisa dirasakan manfaatnya. Saya salut dengan program Pemkab Sinjai dalam tiga pilar pembangunan yang salah satu pilarnya adalah bidang pendidikan. Pembebasan biaya bagi pelajar sangat membantu bagi masyarakat miskin untuk mendapatkan pendidikan yang layak tanpa dipungut biaya. Yang menjadi pertanyaan apakah program ini dapat menyentuh sampai ke pelosok pedesaan? Jangan sampai program ini hanya dirasakan oleh masyarakat di sekitar ibu kota kabupaten sinjai. Mudah-mudah hari pendidikan tahun ini dapat memberikan semangat untuk membangun pendidikan di negeri kita apalagi anggaran pedidikan akan ditingkatkan menjadi 20% dari seluruh anggaran APBN. Amiiiiin |
| Leave a Comment: |